Keju merupakan satu dari beberapa jenis makanan yang memiliki nutrisi tinggi.  Selain rasanya yang enak, keju dapat membuat si kecil makan lebih lahap. Namun terkadang orangtua sering merasa khawatir untuk memberikan kepada buah hatinya, karena mereka hanya ingin asupan nutrisi yang terbaik mulai dari dalam kandungan hingga si kecil lahir ke dunia. Lantas kapan ya Bunda waktu yang tepat mengenalkan keju pada si kecil, Bun? Catat usianya dan simak ulasan dibawah yuk, Bunda.

Waktu Pemberian Keju

freepik.com

 

Mungkin Bunda dan keluarga bertanya-tanya kapan sih waktu yang tepat memberikan keju pada si kecil. Nah selama 6 bulan pertama setelah kelahirannya, Bunda dianjurkan hanya memberi ASI ekslusif kepada si kecil. Setelah itu makanan pendamping seperti MPASI mulai bisa diperkenalkan secara perlahan. Menurut beberapa dokter anak, sebagian besar bayi diperbolehkan makan keju asalkan usianya sudah lebih dari 8 bulan ya Bunda. Maka Bunda tidak perlu khawatir, namun hal yang perlu diperhatikan adalah jika Bunda atau keluarga memiliki riwayat alergi terhadap susu atau produk olahannya, maka tunda dulu ya Bun untuk memberikan keju kepada si kecil. Konsultasikan dulu kepada dokter agar lebih jelas.

Syarat Pemberian Keju 

freepik.com

Salah satu sumber protein yang direkomendasikan adalah keju ya Bunda. Karena keju kaya akan kalsium, lemak, vitamin D, vitamin A, dan vitamin B. Meski keju memilik banyak manfaat, ada beberapa hal yang harus Bunda perhatikan jika ingin memberikannya kepada si kecil. Pertama, sebelum mengberikan keju , Bunda bisa memperkenalkan beberapa makanan padat lain seperti daging, sayuran, dan buah-buahan, dalam bentuk bubur saring atau biasa disebut puree. Kedua, pilihlah keju yang sudah memiliki label pasteurisasi. Dikarenakan keju yang tidak dipasteurisasi atau keju mentah dapat mengandung bakteri Listeria yang dapat menyebabkan penyakit listeriosis. Pastikan juga si kecil tidak menunjukkan reaksi alergi.

Gejala Alergi Keju dan Susu

freepik.com

 

Jika si kecil mengalami alergi susu dan produk olahan susu, seperti keju, dan yogurt biasanya si kecil akan mengalami ruam di kulit, gatal-gatal, hingga bintik merah, muntah, diare, batuk, hingga kesulitan bernapas loh Bunda. Akan tetapi setiap anak akan memiliki reaksi yang berbeda, ada yang memiliki reaksi ringan atau pun berat. Dan ada yang langsung muncul atau muncul setelah beberapa hari mengonsumsi susu atau produk olahan yang lain. Oleh karena itu awasi terus tanda-tanda yang si kecil alami ya Bunda, akan lebih baik jika memastikan dulu si kecil memiliki alergi atau tidak.

Mengatasi Alergi

freepik.com

 

Saat si kecil sudah memiliki tanda-tanda alergi setelah mengonsumsi produk olahan susu seperti keju atau yogurt, hentikan pemberian susu formula atau pun produk olahan susu lainnya. Bila reaksi alergi tersebut ringan mungkin akan mudah diatasi, tetapi jika si kecil menderita alergi parah itu dapat membuat mulut dan tenggorokan si kecil bengkak, sulit bernapas, hingga pingsan. Jika itu terjadi segeralah bawa si kecil ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Itulah waktu yang tepat untuk memberikan keju kepada si kecil ya Bunda. Memang keju memiliki banyak manfaat namun Bunda dan keluarga juga harus memperhatikan apakah si kecil memiliki alergi atau tidak ya. Karena setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hati mereka. Nah jika Bunda membutuhkan camilan yang sehat dan aman untuk si kecil, Bunda bisa memilih Lapis Malang.

Bunda bisa mendaparkan Lapis Malang di :

  1. Soekarno Hatta 30 Kav 5 (0341-2996-153)
  2. Kawi Atas No. 43 C (0341-5075 879)
  3. Danau Toba E4A-13 Kav.2 Sawojajar Malang (0341-723 782)
  4. Jl Raya Mondoroko Perum Puri Kendedes A1, Singosari. (0341-3042 593)
  5. Raya Wendit No. 3
  6. Raya Pakisaji No. 13, Pakisaji.
  7. Diponegoro 171 C, Batu
  8. Pahlawan Timur No. 277, Tumpang
  9. Dr. Moh. Hatta 151, Pendem
  10. S. Supriadi 1A, Sukun

Leave a reply