Tentu setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada anak yang memiliki rasa percaya diri cukup besar sejak kecil, ada pula mereka yang cenderung malu-malu entah itu di tempat baru ataupun di lingkungan keluarga sendiri. Mengatasi anak pemalu tentu merupakan hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan ya, Bunda. Jika Bunda dan suami saat ini sedang mencari cara untuk megatasi anak yang pemalu, mungkin 5 tips ini bisa dicoba.

Jangan marahi anak

Tentu Bunda sudah mengerti bahwa memarahi anak bukanlah solusi dari semua permasalahan, termasuk bila ingin mengatasi rasa malunya. Saat anak merasa malu ketika berada di sebuah lingkungan baru, coba untuk biarkan dia melakukan apapun yang diinginkan. Jangan sekali-kali memarahinya karena tak mau berbaur. Biarkan saja si kecil sampai merasa bosan dan akhirnya mau menyapa orang di sekitarnya.

Berhenti menyebutnya pemalu

Menyebut anak pemalu apalagi sampai bercerita tentang sifat tersebut pada orang sekitar di depannya tentu akan membuatnya semakin minder. Label yang Bunda tak sengaja beri itu akan terus tertanam di pemikiran si kecil bahkan bisa sampai saat dia dewasa kelak. Belum lagi ketika ada kawannya yang mengejek menyebutnya tak pandai bergaul karena rasa malu itu. Bunda harus mengerti bahwa sifat pemalu itu bisa diubah bila ditangani dengan tepat.

Mengajarinya keterampilan sosial

Bila anak malu untuk bergaul dan berbaur, tentu itu adalah saat yang tepat untuk Bunda dan suami mengajarinya keterampilan sosial. Sesekali ajaklah anak bermain ke tempat-tempat baru bersama kawan-kawannya. Katakana juga bahwa teman-temannya ini sangat baik dan ingin sekali bermain dengan si kecil. Dengan begitu anak akan membuka diri dan juga bisa dengan asik bermain bersama kawan-kawannya.

Mengajaknya ke kelompok bermain

Cara lain yang bisa Bunda lakukan adalah dengan sering-sering mengajak anak ke kelompok bermain. Bila anak enggan untuk pergi ke luar rumah, Bunda juga bisa kok membuat kelompok bermain sendiri di rumah dengan mengajak para saudara ataupun tetangga. Ketika si kecil berada dalam situasi tersebut, secara otomatis dia akan berusaha agar bisa bersosialisasi dan bermain dengan kawan-kawannya.

Luangkan waktu untuk anak

Apapun masalah yang sedang dihadapi si kecil family time selalu bisa jadi terapi terbaik. Bila Bunda dan suami sehari-hari selalu disibukkan dengan pekerjaan di kantor, coba sesekali luangkan waktu berkumpul bersama si kecil. Ketika sedang berkumpul bersama, coba minta sang buah hati untuk menyanyi atau membaca dongeng di depan Bunda dan suami. Dengan begitu secara tidak langsung anak akan lebih percaya diri.

Gimana Bunda? Cukup mudah bukan sebenarnya untuk membuat si kecil tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri? Yang terpenting orang tua terus menyemangatinya tanpa membuat nyali si kecil makin ciut. Dan jangan lupa Bunda ketika sedang melakukan family time, sediakan juga camilan enak untuk mencairkan suasana. Salah satunya apalagi kalau bukan Lapis Malang. Penganan ini bisa Bunda dapatkan di Jl. Danau Bratan Blok E 1 No. 12 A, Sawojajar, tak jauh dari Universitas Wisnuwardhana dan Velodrome Malang. Selamat mencoba Bunda!

Leave a reply