5 Tips Mengasuh Anak Khusus untuk Mama Muda

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah keluarga ibu lah yang memiliki peranan penting dalam hal mengasuh buah hati. Meski sebenarnya hal tersebut merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga, tapi tetap saja yang namanya wanita pasti merasa dia adalah pemegang kuncinya. Nah yang baru saja dikaruniai buah hati tentu saja sering merasakan kebingungan. Oleh karena itu di bawah ini ada 5 tips mengasuh anak khusus untuk mama-mama muda dan baru yang nantinya bisa dipraktekkan Bunda.

Jangan anggap beban

Dalam sebuah keluarga, tugas wanita memang bisa dibilang penting. Pasalnya seorang wanita tak hanya harus memastikan segala kebutuhan rumah tangga terjaga dengan baik, tapi juga mharus merawat suami serta sang buah hati. Nah bila jatuh pada perihal merawat si kecil memang hal tersebut tidak bisa digolongkan sebagai hal yang sepele. Saat menjadi ibu baru, jangan mudah panic. Coba untuk menikmati setiap apa yang kita lakukan untuk merawat si kecil. Karena jika Bunda melakukannya dengan ikhlas, tentu hal tersebut merupakan sebuah ibadah yang menyenangkan. Jangan menganggap mengasuh anak sebagai beban karena dia adalah anugerah Tuhan untuk keluarga Bunda.

Teruslah belajar

Sebagai seorang manusia memang kita terus disarankan untuk tidak pernah berhenti belajar. Hal ini tentu berlaku juga ketika kita sudah menjadi seorang ibu, tentunya. Masalah pengasuhan anak ini tentu bukan hal yang bisa dilakukan dalam waktu singkat dengan ilmu pas-pasan lho Bunda. Sebenarnya ini bukan hanya berlaku untuk ibu saja, melainkan seluruh anggota keluarga. Teruslah mencari tau bagaimana cara terbaik mengasuh buah hati agar nantinya bisa tumbuh menjadi anak yang berakhlak mulia. Rajinlah membaca buku, mencari informasi di internet, bertanya pada ahli bahkan sejak si kecil masih dalam kandungan sekalipun.

Buatlah strategi untuk tidur

Sudah bukan rahasia lagi ya bahwa di banyak keluarga tak jarang orang tua harus mengorbankan waktu tidurnya untuk merawat si kecil. Belum lagi kalau sudah rewel di malam hari, mau tidak mau Bunda dan suami harua kerja ekstra ya. Oleh karena itu, agar Bunda tidak kurang waktu tidur dan tetap bisa menjaga kondisi fisik, aturlah waktu tidurmu. Bagilah tugas dengan suami agar Bunda setidaknya bisa tidur paling tidak selama 4 jam penuh dalam sehari. Waktu tidur yang seperti itu tentu lebih efektif disbanding harus bolak-balik bangun loh.

Mencoba fokus

Banyak ibu yang merasa kualahan ketika harus mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu. Misalnya saja ketika dia harus memasak sambil mengepel dan menjaga si kecil. Oleh karena itu, coba atur ritme kerja Bunda. Jika masih merasa kesulitan untuk melakukan multitasking, dan nanti hasilnya malah semakin buruk, fokuslah pada satu kegiatan. Misalnya dahulukan menyiapkan makanan untuk si kecil sambil meletakkannya di kursi khusus sambil memberinya mainan. Sementara urusan mengepel disa dilakukan setelahnya atau sepulang suami bekerja.

Mintalah bantuan

Jangan merasa menjadi pahlawan super kalau memang belum kuat. Tidak ada salahnya meminta bantuan keluarga untuk merawat si kecil. Toh sudah lumrah juga saat ada mama muda yang dibantu oleh adik, mertua, ataupun ibu saat merawat sang buah hati kan? Atau jika memang ingin berusaha belajar merawat si kecil, Bunda bisa meminta bantuan keluarga untuk melakukan hal lain di luar masalah pengasuhan. Misalnya untuk berbelanja, membayar tagihan, atau hal lain.

Jadi mulai sekarang jangan lagi panik ya Bunda. Cobalah untuk menikmati segala ‘keribetan’ dalam mengasuh sang buah hati. Karena hal tersbeut pasti akan Bunda rindukan saat si kecil sudah beranjak dewasa nanti. Ingat juga untuk selalu menjaga kesehatan serta makan teratur. Oh ya bila Bunda sedang mendapat banyak bala bantuan anggota keluarga besar di rumah, jangan lupa sediakan Lapis Malang untuk camilannya ya. Kue yang pasti bisa membuat suasana makin hangat ini bisa didapatkan di outlet Jl. Danau Bratan Blok E 1 No. 12 A, Sawojajar, tak jauh dari Universitas Wisnuwardhana dan Velodrome Malang. Selamat menjadi ibu baru dan selamat menjadi keluarga bahagia ya Bunda.

 

 

Leave a reply