Kolik merupakan sebuah kondisi di mana bayi merasakan nyeri atau sakit perut dikarenakan ada gas atau udara pada bagian lambungnya. Yang mana kemudian hal tersebut dapat mengganggu pencernaan si kecil. Kolik ini kerap dialami oleh bayi yang masih berusia 2 minggu sampai 4 bulan. Oleh karena itu, sebagai orang tua tentu kita harus ekstra hati-hati untuk mengatasi kolik pada si kecil. Dan ingat, mengatasi kolik pada bayi sebenarnya tak terlalu sulit, hanya saja membutuhkan ekstra kesabaran ya Bunda.

Berikan si kecil kehangatan

Bila Bunda sudah memastikan bahwa sang buah hati mengalami kolik, coba gunakan air hangat saat waktu mandi tiba. Air hangat dipercaya bisa membantu mengurangi nyeri yang diakibatkan kolik dan membuat peredaran darah semakin lancar. Selain itu, coba oleskan baby oil atau minyak kelapa di bagian perut si kecil dengan perlahan untuk mengurangi rasa nyerinya. Bunda juga bisa meletakkan botol berisi air hangat di perut si kecil agar tak lagi merasa kembung dan melilit.

Berikan suasana yang nyaman

Jika si kecil mengalami kolik, tentu saja dia akan merasakan hal yang tidak nyaman pada perutnya. Oleh karena itu, untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut coba ciptakan suasana lingkungan yang nyaman serta tenang. Atur pencahayaan dalam kamar si kecil, tidak terlalu terang maupun gelap. Ibu juga bisa mendendangkan lagu favorit si kecil sambil menggendong serta memakaikan selimut hangat untuknya.

Usahakan si kecil kentut

Seperti yang sebelumnya disebutkan bahwa kolik adalah kondisi di mana ada pemumpukan gas atau udara dalam lambung si kecil. Yang mana gas tersebut akan menyulitkan sang buah hati untuk buang air besar. Coba Bunda bantu merangsang keluarnya gas tadi dengan mengoleskan minyak telon di perut bayi sambil mengusapnya secara lembut. Atur posisi si kecil miring ke kanan sampai dia berhasil kentut dan juga BAB.

Berikan probiotik

Menurut sebuah penelitian, bayi yang mengalami kolik mempunyai jumlah mikroflora di atas normal. Selain itu, Dr. Flavio Indrio dari Aldo Moro University of Bari Italia menyebutkan bahwa memberikan probiotik bisa membantu mengatasi kolik si kecil. Tapi sebelumnya Bunda bisa mengonsultasikan hal tersebut dengan dokter. Bunda juga bisa membuatkan secangkir air madu hangat untuk si kecil, karena rasa manis pada madu bisa mengurangi nyeri kolik sang buah hati.

Hindari makanan pemicu kolik

Cara lain yang bisa Bunda lakukan adalah menghindari makanan-makanan pemicu kolik. Bila si kecil masih mengonsumsi ASI, kurangi asupan makanan lain yang mengandung produk susu, sayuran yang menghasilkan gas (kacang merah, kubis, bawang, brokoli), serta makanan-makanan berbumbu kuat. Dan lakukan itu kurang lebih selama 7 sampai 10 hari. Namun bila si kecil mengonsumsi susu formula, maka ada kemungkinan dia mengalami intoleran. Coba konsultasikan pada dokter untuk langkah selanjutnya.

Nah itu dia Bunda lima cara mengatasi kolik yang kerap dialami bayi yang baru lahir. Kalau dilihat-lihat sih memang mudah dan cukup sederhana ya cara-cara tersebut untuk dipraktekkan. Namun perlu diingat untuk melakukannya dengan sabar ya Bunda. Dan kalau misalnya kolik pada si kecil sudha bisa teratasi, Bunda sudah bisa mulai bersantai lagi nih. Jangan lupa ajak sekalian camilan Lapis Malang disela-sela waktu santai Bunda ya. Penganan manis ini bisa Bunda peroleh di Jl. Danau Bratan Blok E 1 No. 12 A, Sawojajar, tak jauh dari Universitas Wisnuwardhana dan Velodrome Malang.

Leave a reply